Tiga Peserta Tunanetra Siap Unjuk Bakat di “Kampung Lawas Idol” Cirebon

KATERCIKO.COM,- Cirebon, – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) menggelar ajang lomba bernyanyi bertajuk “Kampung Lawas Idol”. Kegiatan ini digelar pada Minggu, 9 November 2025, bertempat di Kampung Lawas, yang berlokasi di pertigaan Jalan Tuparev – Jalan Widarasari III No. 12A, Tuparev, Kabupaten Cirebon.
Tempat tersebut dikelola oleh Wati Musilatawi, S.H., yang juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara.

Ketua Umum GPAN Brigjen Pol. (P) Adv. Drs. Siswandi menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai kalangan, termasuk tiga peserta penyandang tunanetra yang siap menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung.

Bacaan Lainnya

“Kami bangga karena semangat para peserta luar biasa, termasuk peserta tunanetra yang ikut berkompetisi dengan penuh percaya diri. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” ujar Siswandi.

Tiga peserta tunanetra tersebut adalah:

1. Harun (29 tahun) – membawakan lagu “Seperti Yang Kau Minta” dengan nada asli.
2. Zildan (13 tahun) – tampil dengan lagu “Menikmati Hari” menggunakan nada dasar original.
3. Fani (15 tahun) – menyanyikan lagu “Dawai” dengan nada dasar D minor.

Siswandi menambahkan bahwa lomba ini terbuka untuk umum dan tanpa biaya pendaftaran alias gratis, sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang memiliki minat dan bakat di bidang musik, sekaligus menjadi wadah positif untuk menjauhi perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat pahlawan masa kini, yaitu berani berkarya, menjauhi narkoba, dan menebar inspirasi melalui seni,” pungkasnya.

Sementara itu, Wati Musilatawi, S.H., selaku pengelola *Kampung Lawas* sekaligus tuan rumah acara, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan GPAN untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain sebagai ajang unjuk bakat, Kampung Lawas Idol juga menjadi ruang inklusif bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang. Di sini, semua punya kesempatan yang sama untuk bersinar,” ungkap Wati.

Ia juga berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan di Cirebon sebagai sarana pembinaan generasi muda yang kreatif dan bebas narkoba.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *