KATERCIKO.COM, Kabupaten Bandung – Polresta Bandung melakukan monitoring dan pengamanan terhadap kegiatan pemberangkatan perwakilan buruh dari wilayah Kabupaten Bandung menuju Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Gedung Sate), Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan tertib dan kondusif.
Pengamanan dan monitoring dilakukan sejak pagi hari di sejumlah titik wilayah, di antaranya Kecamatan Dayeuhkolot, Majalaya, Margahayu, Pameungpeuk, dan Rancaekek. Pemberangkatan massa buruh tersebut dilakukan secara mandiri menuju Bandung dalam rangka pengawalan Rapat Pleno Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat terkait penetapan upah tahun 2026.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Lantas Polresta Bandung menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan memberikan rasa aman, mengatur arus lalu lintas, serta mencegah terjadinya gangguan keamanan selama proses pemberangkatan.
“Polresta Bandung melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di seluruh titik pemberangkatan massa buruh. Alhamdulillah, kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya aksi anarkis maupun penggedoran,” ujar Kasat Lantas.
Dari wilayah Dayeuhkolot, perwakilan buruh yang tergabung dalam SP/SB SPSI diberangkatkan menuju Gedung Sate dengan jumlah sekitar 25 orang. Sementara dari wilayah Majalaya, massa buruh yang tergabung dalam SPN berangkat dengan jumlah sekitar 14 orang menggunakan kendaraan roda dua.
Di wilayah Margahayu, massa buruh dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam SPSI dan KSPSI diberangkatkan dengan pengawalan aparat kepolisian. Sedangkan dari wilayah Pameungpeuk dan Rancaekek, perwakilan buruh juga berangkat secara tertib menuju titik kumpul di Kota Bandung tanpa menggunakan atribut organisasi.
Kasat Lantas Polresta Bandung menambahkan bahwa personel kepolisian disiagakan di sekitar lokasi pemberangkatan untuk mengantisipasi potensi gangguan, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat umum.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mengawal aspirasi masyarakat agar dapat tersampaikan dengan aman dan tertib, serta tetap menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Bandung,” tambahnya.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan monitoring dan pengamanan pemberangkatan aksi buruh dari Kabupaten Bandung menuju Gedung Sate berjalan aman, lancar, dan kondusif hingga selesai, pungkasnya.






