KATERCIKO.COM, Kabupaten Bandung — Polresta Bandung melaksanakan kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Sabtu (15/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian seluas 8,09 hektare yang berlokasi di Kampung Cibisoro RT 02 RW 16, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Panen raya dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., bersama jajaran Polresta Bandung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polresta Bandung, para Kapolsek jajaran, personel Polresta Bandung dan Polsek Bojongsoang, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Bulog Cabang Bandung, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Bojongsoang.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan kegiatan panen raya ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat sinergitas bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional demi kesejahteraan masyarakat,” kata Aldi Subartono.
Ia menjelaskan, lahan pertanian yang dipanen berasal dari beberapa wilayah hukum Polsek jajaran Polresta Bandung dengan total luas mencapai 8,09 hektare. Menurutnya, hasil panen tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Bandung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan produktif secara maksimal serta memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujarnya.
Selain panen raya, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri sebagai langkah strategis mendukung distribusi pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi,” pungkasnya.






