Selamat Jalan Sahabat Pena Karyamu Akan selalu Kami Kenang

KATERCIKO.COM, Dibawah langit kelabu yg tak lagi berbisik,

Kabar itu datang bagai belati angin dingin yg menembus dada.

Sahabat dan saudara kita Diding Wahyudin,sang penggenggam kalam dan pemburu kebenaran,kini telah melipat lembaran dunianya dan kembali pada keabadian disisi-NYA.

Kalammu kini terbaring bisu,membeku diatas meja yg sepi.

Wahai saudaraku Diding Wahyudin,jemari yg terbiasa memahat berita,kini telah pergi berselimut keheningan yg hakiki.

Lentera yg menyala di malam malam paling buta,kini padam,meninggalkan gulita di ruang ruang redaksi.

Tinta yg dahulu mengalir membawa sejuta cerita,kini menjelma menjadi air mata yg menggenang di sudut pipi kami para sahabat dan saudaramu.

Canda ceria kita,kini menjelma menjadi makam bagi tawa,

Dimana bayangmu masih tertinggal pada goresan tulisan yg reda.

Setiap sudut dinding berbisik,memanggil namamu penuh duka,

Meratapi langkahmu yg terlampau cepat melintasi batas dunia meninggalkan kami sahabat sahabatmu.

Kini kami,jemari jemari yg tersisa,berdiri memeluk hampa,

Kehilangan detak jantungmu dalam barisan kata yg kita sebar.

Sahabat,engkau tidak hanya pergi meninggalkan sebaris nama,tetapi juga merobek sebagian jiwa kami,yg kini berdarah dan memar dalam duka karena kehilanganmu.

Selamat jalan saudaraku,yg tak pernah lelah merangkai karya,

Kebenaran yg kau tulis,kini menjadi warisan yg suci.

Di haribaan rahmat-NYA,tidurlah dalam damai yg tenteram,

Sementara kami yg kau tinggalkan disini,akan merawat rindu padamu dengan doa,dalam sunyi yg tak bertepi.

(Cirebon, katerciko.com 21 Oktober 2026)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *