KATERCIKO.COM,- Sampiran – Suasana berbeda terlihat di SDN 1 Sampiran pada kegiatan *Goes To School* yang dilaksanakan pagi ini. Kapolsek Talun AKP Ngatidja, SH., MH berhasil memukau puluhan siswa-siswi dengan metode edukasi unik menggunakan sarana boneka lucu sebagai media penyampaian pesan kamtibmas.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Talun didampingi Kanit Binmas IPTU M. Muchayar, SH serta Bamin Binmas AIPDA Pani. Program *Goes To School* sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis, bahkan di hari lainnya jajaran Polsek Talun tetap aktif hadir di sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan kepada pelajar.
Melalui pendekatan yang humanis dan menyenangkan, para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Adapun materi edukasi meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya tawuran pelajar, serta pengetahuan dasar tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Kapolsek Talun AKP Ngatidja mengatakan bahwa penggunaan boneka lucu bertujuan agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh anak-anak.
“Anak-anak lebih cepat memahami pesan ketika disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Melalui media boneka ini, kami ingin menanamkan disiplin, sikap saling menghormati, serta kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.
Selain itu, tujuan kegiatan *Goes To School* adalah untuk mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus membangun karakter generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif dan mampu menjadi pelopor keselamatan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH., S.I.K., MH memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan jajaran Polsek Talun dalam memberikan edukasi kepada pelajar.
Menurutnya, pendekatan kreatif dan humanis seperti ini sangat efektif dalam membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak sehingga tercipta rasa aman serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung penuh keceriaan, interaktif, dan edukatif, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pembinaan generasi penerus bangsa.ngati






