KATERCIKO.COM, Cilengkrang – Upaya pencegahan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak terus digencarkan oleh aparat kepolisian melalui pendekatan edukatif dan humanis. Salah satunya dilakukan dengan menyapa langsung anak-anak di lingkungan masyarakat serta memberikan pembinaan sejak dini agar mereka memahami pentingnya saling menghormati dan menjaga keselamatan diri.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cilengkrang dari Polsek Cileunyi jajaran Polresta Bandung, Aiptu Ahmad Muhtar yang menyapa anak-anak usia sekolah di Kampung Pasir Angin RT 02 RW 06, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kamis (12/3/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Ahmad Muhtar berinteraksi langsung dengan anak-anak yang sedang beraktivitas di lingkungan kampung. Dengan pendekatan yang santai dan penuh keakraban, ia memberikan pembinaan mengenai pentingnya menjaga sikap saling menghargai serta menghindari perilaku bullying.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Ahmad Muhtar menjelaskan kepada anak-anak bahwa perilaku bullying atau perundungan dapat berdampak buruk bagi teman sebaya, baik secara psikologis maupun sosial.
Ia mengajak anak-anak untuk selalu bersikap baik terhadap teman, tidak saling mengejek, tidak melakukan kekerasan, serta menjalin pertemanan yang sehat.
Menurutnya, masa anak-anak merupakan waktu yang sangat penting dalam membentuk karakter dan sikap sosial, sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
“Anak-anak harus belajar untuk saling menghargai dan tidak melakukan perundungan kepada teman. Semua teman harus diperlakukan dengan baik,” pesan Aiptu Ahmad Muhtar kepada anak-anak.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar anak-anak berani melapor kepada orang tua, guru, atau pihak yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun di sekitar tempat tinggal.
Selain memberikan edukasi tentang bullying, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPA).
Anak-anak diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap orang asing serta tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan sesuatu yang mencurigakan.
Edukasi ini bertujuan agar anak-anak memiliki pemahaman dasar mengenai keselamatan diri serta mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Aiptu Ahmad Muhtar juga mengimbau agar anak-anak selalu memberi tahu orang tua ketika hendak pergi bermain serta tidak pergi jauh tanpa sepengetahuan keluarga.
Pendekatan yang dilakukan dengan cara dialog santai membuat anak-anak terlihat antusias dan merasa nyaman dalam menerima pesan-pesan yang disampaikan.
Kegiatan pembinaan kepada anak-anak seperti ini merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat yang rutin dilakukan oleh kepolisian melalui peran Bhabinkamtibmas.
Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, polisi diharapkan dapat menjadi sosok yang dekat dengan anak-anak sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga di wilayah desa binaan.
Kapolresta Bandung Aldi Subartono melalui Kapolsek Cileunyi Anggy Prasetiyo menyampaikan bahwa pembinaan kepada anak-anak merupakan bagian penting dari upaya pencegahan berbagai bentuk kekerasan maupun kejahatan terhadap anak.
Menurutnya, edukasi sejak dini dapat membantu anak-anak memahami nilai-nilai positif serta meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan diri.
“Kami terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan pembinaan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak, agar mereka memiliki pemahaman tentang pentingnya saling menghormati dan menjaga diri dari berbagai potensi kejahatan,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.
“Dengan adanya edukasi sejak dini serta peran aktif masyarakat, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun kejahatan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.






