Jelang Idul Fitri, Polsek Cileunyi terjunkan Polisi Berpakaian Preman Pantau Harga Sembako di Pasar Sehat Cileunyi

KATERCIKO.COM, Cileunyi – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kepolisian turut melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar dan harga kebutuhan pokok masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat.

Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Cileunyi dari Polresta Bandung yang menurunkan personel dari Unit Intelkam untuk melakukan pengecekan langsung ke pasar tradisional.

Bacaan Lainnya

Personel yang diterjunkan yakni Bripka Arie Akhirudin yang melakukan monitoring harga sembako di kawasan Pasar Sehat Cileunyi, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan dengan mengenakan pakaian preman guna mendapatkan gambaran kondisi pasar secara lebih objektif. Kamis (12/3/2026)

Dalam kegiatan monitoring tersebut, petugas mendatangi sejumlah pedagang sembako dan berdialog langsung mengenai kondisi harga bahan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.

Beberapa komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga berbagai bahan kebutuhan dapur lainnya yang biasanya mengalami peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Bripka Arie Akhirudin juga menanyakan secara langsung kepada para pedagang terkait pasokan barang dari distributor serta perkembangan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas yang wajar dan tidak terlalu signifikan.

Selain itu, dari hasil pemantauan juga tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok di Pasar Sehat Cileunyi. Stok berbagai kebutuhan masyarakat masih tersedia dan aktivitas jual beli di pasar berjalan normal.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi penimbunan barang maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

Dengan melakukan monitoring langsung di lapangan, aparat kepolisian dapat mengetahui secara dini kondisi pasar sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara aparat kepolisian dengan para pedagang untuk menjaga stabilitas harga serta menciptakan situasi pasar yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Para pedagang juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pasokan barang dari distributor masih berjalan normal sehingga tidak terjadi kelangkaan komoditas utama.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pasar juga bertujuan memberikan rasa aman bagi pedagang maupun masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan menjelang Lebaran.

Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan potensi gangguan keamanan maupun praktik perdagangan yang tidak sehat dapat dicegah sejak dini.

Kapolresta Bandung Aldi Subartono melalui Kapolsek Cileunyi Anggy Prasetiyo menyampaikan bahwa pemantauan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kepolisian akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi pasar untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil serta ketersediaannya mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan pengecekan harga sembako ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan stok bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada para pedagang agar tetap menjual barang sesuai dengan harga yang wajar serta tidak melakukan praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami berharap situasi pasar tetap kondusif, harga kebutuhan pokok stabil, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang,” pungkas Kapolsek Cileunyi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *