KATERCIKO.COM, SOREANG, POLRESTA BANDUNG – Bertempat di lapangan Apel Mapolresta Bandung, Kapolresta Bandung memimpin apel pagi pertamanya bersama seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, hingga seluruh personel Polresta Bandung. Momen tatap muka perdana ini dimanfaatkan secara khusus oleh Kapolresta Bandung untuk menyampaikan arahan strategis (Commander Wish) sekaligus menyatukan persepsi dan semangat pengabdian seluruh anggotanya ke depan.
Dalam narasi arahannya, Kapolresta Bandung mengawali dengan ungkapan rasa syukur dan apresiasi atas kesiapan seluruh personel. Ia menegaskan kembali hakikat mendasar dari tugas kepolisian, yakni melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum. Menurutnya, kewenangan besar yang melekat pada seragam Polri bukanlah alasan untuk bersikap tinggi hati atau arogan, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut sikap humanis dan penuh empati.
Kapolresta mengingatkan bahwa masyarakat yang datang ke kantor polisi umumnya sedang menghadapi masalah dan membutuhkan jalan keluar. Oleh karena itu, seluruh anggota diminta untuk menyambut masyarakat dengan kesabaran, senyuman, dan pelayanan terbaik. Anggota Polri diharapkan tidak pasif menunggu, melainkan hadir memberikan solusi sebelum diminta, sehingga tidak ada warga yang pulang membawa rasa kecewa.
Di samping penekanan pada kualitas pelayanan, Kapolresta Bandung memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan dan integritas internal. Ia meminta seluruh personel untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Isu-isu sensitif yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, dan institusi—seperti penyalahgunaan narkoba, obat keras terbatas (OKT), minuman keras, judi online, hingga jeratan pinjaman online—harus dijauhi secara tegas. Ia berpesan agar masalah pribadi tidak sampai mengganggu profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Sebagai pijakan operasional dan pembentukan karakter pengabdian, Kapolresta Bandung menginstruksikan seluruh jajaran untuk menggelorakan dan mengimplementasikan slogan Kapolda Jabar, yaitu JAWARA (Jaga dan Rawat Jawa Barat). Nilai-nilai JAWARA diterjemahkan secara konkret dalam pelaksanaan tugas sehari-hari: Jaga dalam memberikan rasa aman, Amanah dalam menjalankan tugas dengan jujur, Wibawa dalam menjaga integritas dan ketegasan, Adaptif dalam menjawab tantangan zaman, Ramah dalam melayani, serta Berakhlak dengan menjadikan moral dan etika sebagai fondasi utama.
Menutup pengarahannya, Kapolresta Bandung mengajak seluruh personel Polresta Bandung untuk memperkuat soliditas internal, saling menjaga, dan berfokus pada perbaikan kinerja ketimbang mencari kesalahan satu sama lain. Ia menyentuh sisi humanis para anggota dengan mengingatkan bahwa pangkat, jabatan, dan seragam sifatnya sementara, namun kebaikan yang ditanamkan kepada masyarakat akan terus dikenang. Seluruh personel diharapkan bekerja menggunakan hati dan menjadikan setiap langkah tugas sebagai ladang ibadah bagi masyarakat, bangsa, dan negara.






