DI JALANAN SEPI PERKEBUNAN TEH KERTASARI, POLISI KAMPUNG BANTU WARGA KEHABISAN BENSIN, SEKALIGUS INGATKAN KNALPOT BRONG DENGAN HUMANIS

KATERCIKO.COM, Tak selalu tentang penindakan, terkadang tugas kepolisian hadir melalui pertolongan sederhana di tengah perjalanan.

Menjelang senja di jalur Kertasari–Pangalengan, tepatnya di Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari, perbatasan Kabupaten Bandung–Garut, Aipda Irawan, personel Polsek Kertasari yang dikenal sebagai Polisi Kampung, mendapati seorang pengendara motor mengalami kendala. Bahan bakar habis, sementara perjalanan menuju rumah masih cukup jauh. Di kiri dan kanan jalan, hamparan perkebunan teh membentang dengan suasana khas pegunungan Kertasari.

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi tersebut, Aipda Irawan berinisiatif membantu menggunakan selang sederhana dan botol bekas untuk menyalurkan sedikit bahan bakar yang tersedia, agar pengendara dapat kembali melanjutkan perjalanan.

Namun, ada hal lain yang menjadi perhatian. Sepeda motor tersebut menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong.

Tanpa menghakimi dan tanpa mempermalukan, imbauan disampaikan dengan santun.

“Kalau ada kesempatan, Pak, knalpotnya bisa diganti yang standar. Supaya perjalanan lebih nyaman, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang lain.”

Sederhana, tanpa nada tinggi. Sebab mengingatkan tidak harus menyakiti, dan menegur tidak harus merendahkan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., melalui Kapolsek Kertasari IPTU Agus Gusdimansah menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pertolongan serta edukasi dengan pendekatan humanis.

Menurutnya, kepedulian dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan imbauan agar ketertiban dan kenyamanan bersama tetap terjaga.

Di Kertasari, jalanan yang jauh, udara dingin, dan perkebunan teh menjadi bagian dari keseharian. Di antara perjalanan panjang itu, selalu ada kesempatan untuk melakukan kebaikan, sekecil apa pun bentuknya.

Membantu saat orang kesulitan, mengingatkan saat ada yang perlu diperbaiki. Keduanya dapat berjalan beriringan, tanpa harus kehilangan rasa hormat kepada sesama.

Tak perlu banyak kata, tak harus menunggu sorotan kamera. Jika kehadiran kita bisa meringankan perjalanan seseorang, itu sudah menjadi kebaikan. Dan jika nasihat bisa disampaikan tanpa melukai, semoga kebaikan itu semakin berarti.

Semoga setiap warga yang melintasi jalur Kertasari–Pangalengan selalu diberikan keselamatan hingga sampai ke tujuan.

POLRI UNTUK MASYARAKAT

Hadir dengan kepedulian, mengingatkan dengan keteladanan.

Dokumentasi kegiatan sederhana diuplod akun medsos IrawanZed dan @Polsek Kertasari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *