KATERCIKO.COM, KABUPATEN CIREBON – Bukan sekadar patroli, bukan pula hanya menjalankan tugas rutin. Ketika sebagian masyarakat masih terlelap, jajaran Polsek Talun justru hadir menyapa warga melalui program Suling (Subuh Keliling). Sebuah langkah humanis untuk mendekatkan sosok polisi dengan masyarakat sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kali ini, kegiatan Suling Subuh Keliling berlangsung di Masjid Umar bin Khatab, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Kapolsek Talun AKP Ngatidja, SH., MH., hadir langsung bersama masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah sekaligus menjalin silaturahmi dengan para jamaah.
Program Suling merupakan salah satu gagasan Kapolri Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., bersama berbagai program lainnya sebagai bentuk penyesuaian Polri terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Dalam keterangannya, Kapolsek Talun AKP Ngatidja, SH., MH., menyampaikan bahwa Suling bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat.
“Melalui Suling Subuh Keliling, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan atau peristiwa kriminal. Namun, polisi harus hadir di tengah masyarakat, menyapa, mendengar, melayani, mengayomi, dan memberikan rasa aman. Kami ingin membangun komunikasi serta kebersamaan demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ungkap AKP Ngatidja.
Menurutnya, masjid menjadi salah satu tempat strategis untuk mempererat persaudaraan, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH., SIK., MH., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Suling Subuh Keliling sebagai bentuk pendekatan Polri yang lebih dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Polisi hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan pertolongan, tetapi juga hadir untuk membangun kedekatan, menebar kepedulian, dan menjaga ketenangan sejak waktu Subuh.






