KATERCIKO.COM, Dayeuhkolot, Kab. Bandung — Satu unit rumah permanen bertingkat dua milik warga di Kampung Babakan Leuwi Bandung, RT 06 RW 14, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mengalami kebakaran pada Senin (12/01/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.
Rumah berukuran sekitar 6×7 meter tersebut diketahui milik Aef Suryana (56), seorang pensiunan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, dengan total penghuni sebanyak delapan orang. Saat insiden terjadi, anak pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi.
Menurut keterangan saksi, Sandi Surya Saputra, warga yang berada di lantai atas rumah untuk menidurkan anaknya, mendengar teriakan warga dari luar yakni saksi bernama Parli (53) yang melihat kobaran api di lantai dua rumah tersebut.
Sandi kemudian segera menyelamatkan diri bersama dua anaknya, Muhamad Attala (5) dan Rajka (13), melalui jendela lantai dua dengan bantuan warga sekitar.
Warga sekitar secara gotong royong berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 13.00 WIB, api berhasil dipadamkan setelah satu unit Damkar Kabupaten Bandung tiba di lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atap rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta.
Personel Polsek Dayeuhkolot yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pendataan, pengamanan area, serta berkoordinasi dengan petugas Damkar guna memastikan api benar-benar padam dan situasi terkendali.
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., mengungkapkan apresiasinya atas respons cepat warga serta kolaborasi petugas dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah api merambat ke bangunan lain, mengingat lokasi berada di lingkungan padat pemukiman.
Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik dan memastikan kondisi rumah aman dari potensi korsleting,” ujarnya.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa edukasi mengenai keselamatan kebakaran akan terus dilakukan agar kejadian serupa dapat diminimalisir, terutama di kawasan pemukiman padat.






