KATERCIKO.COM, Kepedulian seorang anggota Polri kembali menyentuh hati masyarakat. Kali ini, Ps. Kasium Polsek Kertasari, Polresta Bandung, Aipda Irwan Irawan, menunjukkan empati mendalam dengan menyambangi dan memborong dagangan seorang pedagang sayur lansia yang tengah mengalami masa sulit.
Adalah Wawan (65), warga Kampung Pajaten RW 01, Desa. Tarumajaya,
Kecamatan. Kertasari Kab. Bandung yang sehari-hari berjualan sayur di Jalan Raya Cisanti Desa. Tarumajaya Kertasari Meski tubuhnya melemah akibat diabetes, Wawan tak pernah menyerah. Dengan semangat yang tersisa, ia tetap mencari nafkah dibantu sang anak yang setiap hari mengantar dan menjemputnya menggunakan sepeda motor ke lapak sayurnya yang sederhana.
Namun belakangan, Wawan mengeluh karena dagangannya sering kali hanya dilewati tanpa ada pembeli. Pada hari itu, hanya satu orang yang mampir – Aipda Irwan Irawan, yang mendengar kabar tersebut dan segera bertindak.
Dengan tulus, Aipda Irawan memborong berbagai jenis sayuran seperti sawi, wortel, labu hijau, dan lainnya. Sayuran itu sebagian dibawa pulang untuk dikonsumsi, sebagian lagi ia bagikan kepada tetangganya, dan sisanya ia manfaatkan sebagai pakan ayam peliharaan di rumahnya.
Namun yang paling berharga bukanlah nilai uangnya, melainkan sentuhan hati dan kepedulian yang hadir di tengah kesunyian Wawan. Kehadiran Aipda Irawan menjadi oase di tengah keputusasaan, dan menjadi bukti bahwa kepedulian kecil pun bisa membawa harapan besar.
Tak hanya berbelanja, Aipda Irawan juga menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada Wawan : agar menjaga pola makan, mengurangi konsumsi gula, dan berupaya berhenti merokok demi menunjang proses penyembuhan yang lebih baik.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Kertasari Iptu Fajar Sodik, S.H. menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri sebagai mitra sekaligus sahabat masyarakat.
Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Aipda Irawan adalah teladan yang menginspirasi kita semua – bahwa kepedulian, sekecil apapun, dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang,” ujar Iptu Fajar.
Kisah ini menjadi pengingat, bahwa di balik seragam dan tugas negara, ada hati yang tulus dan tangan yang terulur untuk sesama. Dan di balik wajah lelah seorang pedagang lansia, ada semangat hidup yang tak pernah padam cukup disentuh oleh sebersit kepedulian untuk kembali menyala.





