Warung Nasi di Dayeuhkolot Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas 3 Kg

KATERCIKO.COM, Dayeuhkolot, — Sebuah warung nasi semi permanen berukuran 5 x 8 meter di Jalan Telekomunikasi RT 01 RW 01, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mengalami kebakaran pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 16.40 WIB.

Kebakaran tersebut diduga akibat kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram yang kemudian tersambar api dari kompor yang sedang menyala. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.45 WIB setelah dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bandung tiba di lokasi.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H. bersama Panit Reskrim dan piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari keterangan saksi Elli Fatimah (42), yang merupakan pegawai warung, saat kejadian terdapat lima kompor menyala di dapur, sementara di belakangnya terdapat beberapa tabung gas 3 kg dalam kondisi terisi.

Salah satu tabung jatuh dan mengalami kebocoran pada pentil, hingga gas yang keluar tersambar api dan menyebabkan ledakan serta kebakaran.

“Begitu api menyambar, saya langsung lari bersama karyawan lain dan pengunjung keluar warung,” ujar Elli saat dimintai keterangan oleh petugas di lokasi.

Pemilik warung, H. Badrun (60), juga membenarkan bahwa ledakan tabung gas tersebut terjadi begitu cepat dan tidak sempat ditangani sebelum api membesar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil masih dalam pendataan oleh pihak kepolisian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan TKP, mendata saksi-saksi, dan mendokumentasikan kejadian untuk bahan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan kompor gas, pastikan selang dan pentil tabung dalam kondisi baik serta jauhkan dari sumber api terbuka,” tutur AKP Triyono Raharja.

Hingga malam hari, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif, setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *