KATERCIKO.COM, Cilengkrang – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPA) terus digencarkan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung hingga ke tingkat akar rumput. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cilengkrang Aiptu Ahmad Muhtar yang menyambangi dan menyapa remaja perempuan di Kampung Pasir Angin RT 01/05, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kamis (5/2/2026)
Kegiatan sambang tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis dan dialog santai, sehingga para remaja merasa nyaman saat menerima pesan-pesan kamtibmas. Dalam kesempatan itu, Aiptu Ahmad Muhtar memberikan sosialisasi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus TPPA yang kerap menyasar remaja, khususnya perempuan, dengan iming-iming pekerjaan, pergaulan, maupun tawaran yang terlihat menggiurkan.
Ia menjelaskan bahwa TPPA bisa terjadi di mana saja dan sering kali berawal dari hal-hal sederhana, seperti perkenalan melalui media sosial, ajakan bepergian tanpa sepengetahuan keluarga, hingga tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya. Oleh karena itu, remaja diimbau untuk selalu berhati-hati, berpikir kritis, dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal.
“Remaja harus berani berkata tidak dan segera bercerita kepada orang tua, guru, atau pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar Aiptu Ahmad Muhtar saat berdialog dengan para remaja.
Selain menyampaikan materi kewaspadaan TPPA, Bhabinkamtibmas juga mengajak para remaja untuk menjaga pergaulan yang sehat, menghindari lingkungan yang berpotensi menimbulkan masalah hukum, serta memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan positif yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Para orang tua mengapresiasi langkah kepolisian yang aktif hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada generasi muda dari berbagai ancaman kejahatan.
Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. mengatakan bahwa kegiatan sambang dan sosialisasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari strategi pencegahan kejahatan secara dini. Menurutnya, pendekatan edukatif dan persuasif dinilai lebih efektif untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama kalangan remaja.
“Pencegahan TPPA tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu peran aktif keluarga, sekolah, dan lingkungan, dengan dukungan penuh dari kepolisian,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, menegaskan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan, termasuk TPPA. Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar semakin waspada dan tidak mudah menjadi korban.
Di akhir keterangannya, Kapolsek Cileunyi kembali mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap indikasi tindak kejahatan yang berpotensi membahayakan, khususnya yang menyasar anak dan remaja.
“Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, kami berharap lingkungan tetap aman dan generasi muda terlindungi dari ancaman kejahatan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.






