KATERCIKO.COM,Cileunyi – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPA) terus digencarkan jajaran kepolisian dengan pendekatan langsung ke masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cibiru Wetan, Aipda Ence Mulyana, yang menyambangi warga di Kampung Cikoneng 2 RT 01/03, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Sabtu (14/2/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Ence menyempatkan diri berdialog santai bersama Ibu Enung dan sejumlah anak-anak di lingkungan tersebut. Kegiatan sambang ini bertujuan memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya TPPA serta langkah-langkah pencegahannya sejak dini.
Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, Aipda Ence menjelaskan kepada warga mengenai modus-modus yang kerap digunakan pelaku perdagangan orang. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan legalitas.
“Kita harus lebih hati-hati terhadap tawaran kerja yang tidak jelas asal-usulnya, apalagi jika sampai meminta biaya atau dokumen pribadi secara sembarangan,” ujar Aipda Ence saat memberikan penjelasan kepada warga.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, baik di lingkungan sekitar maupun dalam penggunaan media sosial. Pasalnya, TPPA saat ini tidak hanya terjadi melalui pertemuan langsung, tetapi juga bisa berawal dari interaksi di dunia maya.
Dalam dialog tersebut, Aipda Ence mengajak para orang tua, termasuk Ibu Enung, untuk selalu menjaga komunikasi dengan anak-anak serta menanamkan pemahaman agar tidak mudah percaya kepada orang asing.
Ia menekankan bahwa pencegahan TPPA harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Warga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada eksploitasi atau perdagangan orang.
“Kita semua punya tanggung jawab melindungi anak-anak dari ancaman kejahatan. Jangan ragu untuk melapor jika ada hal mencurigakan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar warga tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja di luar daerah atau luar negeri tanpa prosedur resmi dan pendampingan yang jelas.
Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Cileunyi. Dengan turun langsung ke rumah warga, Bhabinkamtibmas dapat membangun komunikasi yang lebih efektif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Warga pun menyambut baik kehadiran Aipda Ence. Mereka merasa lebih mendapatkan pemahaman dan wawasan mengenai bahaya TPPA yang selama ini mungkin dianggap jauh dari kehidupan sehari-hari.
Pendekatan preventif seperti ini diharapkan mampu menekan potensi terjadinya TPPA, khususnya di wilayah pedesaan.
Secara terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa pencegahan TPPA menjadi salah satu perhatian serius jajaran Polresta Bandung.
Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan prioritas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya TPPA. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pendekatan langsung ke warga,” ujar AKP Anggy.
Ia berharap masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap potensi kejahatan perdagangan orang, serta tidak ragu melibatkan aparat kepolisian apabila menemukan indikasi yang mencurigakan.
“Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, kita bisa bersama-sama melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman TPPA,” pungkas Kapolsek Cileunyi.






