KATERCIKO.,COM, Di hari yang penuh makna, tepatnya pada momen Idul Fitri 1447 H, nilai kemanusiaan kembali hadir di tengah tugas pengabdian anggota Polri.
Seorang anggota Ps. Kasium Polsek Kertasari, Aipda Irawan, menunjukkan kepedulian sederhana namun penuh arti saat melaksanakan aktivitas di wilayah hukum Polsek Kertasari.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Cibeureum, Kertasari, saat beliau bertemu seorang pemudik lokal yang tengah beristirahat di pinggir jalan dengan sepeda tua. Pemudik tersebut tampak makan jagung dengan perlahan, seakan menahan lapar yang panjang, dengan hanya membawa karung bekas sebagai bekal perjalanan pulangnya.
Melihat kondisi tersebut, Aipda Irawan tidak tinggal diam. Dengan penuh empati, beliau mendampingi pemudik tersebut saat melewati tanjakan, tanpa banyak percakapan, namun menghadirkan rasa aman dan kebersamaan di tengah perjalanan.
Di sela kebersamaan itu, Aipda Irawan pun memberikan sedikit rezeki sebagai bentuk kepedulian, berharap dapat meringankan beban perjalanan pemudik tersebut.
Tindakan sederhana tersebut menjadi cerminan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis.
Kapolresta Bandung, Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Kertasari, Fajar Sodik, S.H., menyampaikan apresiasi atas tindakan tersebut.
Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Aipda Irawan merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi, di mana anggota hadir dengan empati dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama di momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.
“Anggota kami di lapangan diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara formal, namun juga mampu merasakan dan membantu kesulitan masyarakat. Kehadiran yang tulus seperti ini adalah bentuk pelayanan terbaik Polri,” ujar Kapolsek Kertasari.
Kegiatan humanis tersebut dapat disaksikan melalui akun media sosial Polisi Kampung Polsek Kertasari @IrawanZed di platform Instagram, Facebook, dan TikTok, yang telah mendapatkan perhatian masyarakat luas, dengan capaian lebih dari 20.000 tayangan di Instagram.
Di balik capaian tersebut, tersimpan kisah yang jauh dari sorotan kamera. Tidak seperti di jalur perkotaan yang ramai dengan pengamanan dan pos pelayanan (Pos PAM) Lebaran, di pelosok wilayah Kabupaten Bandung, kehadiran petugas sering kali tanpa panggung dan tanpa fasilitas. Namun demikian, kewajiban Polri untuk hadir di tengah masyarakat tidak pernah surut—bahkan di tempat yang sunyi sekalipun.
Di sanalah makna pengabdian itu terasa lebih nyata, ketika langkah kecil di jalan sepi justru menjadi penopang harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mengingatkan bahwa di balik tugas dan seragam, ada hati yang selalu hadir untuk membantu sesama.
“Menolong tidak selalu harus dengan banyak kata, terkadang cukup dengan hadir dan peduli.”






