Polsek Cileunyi Gerak Cepat Tindaklanjuti Laporan Warga, Gagalkan Perang Sarung Jelang Sahur

KATERCIKO.COM, Cileunyi – Kesigapan aparat kepolisian kembali terlihat saat menerima laporan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Cileunyi. Pada Senin (23/2/2026) dini hari, jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung bergerak cepat menindaklanjuti informasi adanya dugaan aksi perang sarung yang melibatkan dua kelompok remaja di Kampung Cipondoh, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Informasi awal diterima dari Ketua RW setempat yang kemudian disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk, Aiptu Heri Maryadi. Dalam laporannya, disebutkan bahwa terdapat sekelompok remaja yang tidak dikenal atau bukan warga Desa Cinunuk yang terindikasi akan melakukan aksi perang sarung antar kelompok.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan Ketua RW kepada Bhabinkamtibmas melalui Grup Whatsapp, dua kelompok remaja yang berjumlah kurang lebih 30 orang disebut telah sepakat menggelar perang sarung. Lokasi yang direncanakan adalah di wilayah Kampung Cipondoh, Desa Cinunuk.

Mengetahui adanya potensi bentrokan yang bisa membahayakan keselamatan para remaja maupun warga sekitar, Aiptu Heri Maryadi segera berkoordinasi dengan piket fungsi Polsek Cileunyi untuk dilakukan langkah cepat.

Mendapatkan laporan tersebut, gabungan piket fungsi Polsek Cileunyi di bawah kendali Pawas Panit Opsnal Reskrim Ipda Edi Kusnadi, S.H., C.P.H.R. langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di Kampung Cipondoh, petugas mendapati bahwa sekelompok remaja yang sebelumnya berkumpul telah membubarkan diri. Meski demikian, langkah cepat yang dilakukan kepolisian dinilai efektif dalam mencegah terjadinya aksi perang sarung yang berpotensi memicu tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Kehadiran aparat di lokasi juga memberikan rasa tenang bagi warga yang sebelumnya merasa khawatir dengan potensi keributan di lingkungan mereka.

Pasca kejadian, petugas tidak hanya melakukan pengecekan lokasi, tetapi juga melaksanakan sejumlah langkah preventif, di antaranya Melakukan koordinasi dengan warga masyarakat sekitar, Berkoordinasi dengan Ketua RT dan RW Desa Cinunuk guna meningkatkan pengawasan lingkungan.

Polisi juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi melanggar hukum atau membahayakan diri sendiri.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait potensi gangguan keamanan.

Ia menyampaikan bahwa perang sarung yang kerap dianggap sebagai permainan, dapat berkembang menjadi aksi tawuran apabila tidak segera dicegah.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan informasi kepada Bhabinkamtibmas. Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.

Kapolsek juga mengingatkan para remaja agar tidak mudah terprovokasi ajakan melalui media sosial atau grup percakapan yang mengarah pada tindakan negatif.

“Kami mengimbau kepada para orang tua dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membina generasi muda. Jangan sampai aktivitas seperti perang sarung berubah menjadi tawuran yang merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid antara masyarakat dan kepolisian, situasi di wilayah Desa Cinunuk tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Upaya preventif akan terus ditingkatkan guna memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga, pungkas Kapolsek Cileunyi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *