Sambangi Pedagang Takjil, Bhabinkamtibmas Desa Jatiendah Pastikan Situasi Aman Jelang Berbuka

KATERCIKO.COM, Cilengkrang – Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di Jalan Pasirjati Utama RT 01/13, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, tampak lebih ramai dari biasanya. Deretan pedagang kaki lima musiman mulai memenuhi sisi jalan, menjajakan aneka takjil dan makanan berbuka puasa yang diserbu warga. Sabtu (21/2/2026)

Di tengah ramainya aktivitas tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Jatiendah dari Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Aiptu Robi Mahrom hadir menyambangi para pedagang sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif dari potensi gangguan kamtibmas.

Bacaan Lainnya

Kehadiran polisi di tengah masyarakat ini bukan untuk melakukan penindakan, melainkan bentuk pendekatan humanis dan pelayanan agar aktivitas ekonomi warga selama bulan suci Ramadhan dapat berjalan lancar dan nyaman.

Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan tersebut menjadi salah satu titik keramaian dadakan. Warga berdatangan untuk membeli makanan, sementara arus kendaraan pun meningkat. Kondisi seperti ini dinilai rawan terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti pencopetan, keributan, hingga kemacetan kecil akibat parkir sembarangan.

Aiptu Robi Mahrom terlihat berdialog santai dengan para pedagang, menyampaikan imbauan agar tetap waspada terhadap barang bawaan masing-masing serta menjaga ketertiban di sekitar lapak dagangan.

“Kami hanya ingin memastikan semuanya aman. Pedagang bisa berjualan dengan tenang, pembeli pun merasa nyaman,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar pedagang tidak menggunakan badan jalan secara berlebihan yang bisa mengganggu arus lalu lintas. Kerja sama antara pedagang dan warga dinilai penting untuk menciptakan suasana Ramadhan yang tertib dan kondusif.

Kegiatan sambang ini juga menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Para pedagang kaki lima musiman umumnya memanfaatkan momen Ramadhan untuk menambah penghasilan keluarga.

Beberapa pedagang mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas. “Kalau ada polisi yang patroli atau menyapa, kami jadi merasa lebih aman. Pembeli juga tidak ragu datang,” ujar salah seorang pedagang takjil.

Menurut Aiptu Robi, pendekatan dialogis seperti ini efektif untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa jajaran Polsek Cileunyi terus meningkatkan kegiatan preventif selama bulan suci Ramadhan, khususnya di titik-titik keramaian seperti lokasi penjualan takjil.

Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar tanpa gangguan.

“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya selama Ramadhan dengan nyaman. Personel kami akan rutin melaksanakan patroli dan sambang di titik-titik rawan,” ujarnya.

Dengan langkah preventif dan pendekatan humanis tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Desa Jatiendah dan sekitarnya tetap aman dan kondusif hingga akhir Ramadhan, pungkas Kapolsek Cileunyi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *