KATERCIKO.COM, Cileunyi – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan terus digencarkan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung. Salah satunya melalui pendekatan persuasif kepada kalangan remaja agar tidak terjerumus dalam aktivitas negatif yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk Aiptu Heri Maryadi melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada sejumlah remaja di Komplek Permata Biru RW 27, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja yang kerap meningkat saat bulan Ramadhan. Sabtu (28/2/2026)
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Aiptu Heri mengajak para remaja untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat. Ia mengingatkan agar anak-anak muda tidak terlibat dalam aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penyalahgunaan minuman keras (miras), aksi perang sarung, tawuran antar kelompok, hingga balap liar yang kerap terjadi menjelang sahur maupun setelah berbuka puasa.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Jangan sampai diisi dengan kegiatan yang bisa merugikan masa depan kalian. Jauhi miras, jangan ikut-ikutan perang sarung, tawuran, atau balap liar,” ujar Aiptu Heri di hadapan para remaja.
Menurutnya, aksi-aksi tersebut bukan hanya membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak hukum serta mengganggu ketentraman warga sekitar.
Fenomena perang sarung dan balap liar kerap muncul saat Ramadhan, terutama pada malam hari atau menjelang waktu sahur. Aktivitas tersebut sering kali bermula dari sekadar iseng, namun berujung pada perkelahian hingga menimbulkan korban.
Aiptu Heri menekankan bahwa kepolisian akan menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran hukum. Namun demikian, ia lebih mengedepankan pendekatan humanis agar para remaja memahami risiko dan konsekuensinya.
“Kami tidak ingin adik-adik berurusan dengan hukum hanya karena ikut-ikutan. Lebih baik isi waktu dengan kegiatan positif seperti tadarus, olahraga, atau membantu kegiatan di lingkungan,” katanya.
Selain memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas juga mengajak para remaja untuk ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia berharap generasi muda dapat menjadi pelopor kamtibmas di wilayahnya masing-masing.
Remaja diharapkan berani menolak ajakan yang mengarah pada tindakan negatif serta saling mengingatkan satu sama lain.
“Jadilah generasi yang membanggakan orang tua dan lingkungan. Kalau ada ajakan yang tidak baik, berani bilang tidak. Mari sama-sama kita jaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tuturnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga setempat yang berharap pembinaan seperti ini rutin dilakukan, terutama saat momen-momen rawan seperti bulan Ramadhan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kepada remaja merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan kamtibmas.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah edukatif dan preventif dengan menyasar kelompok-kelompok yang berpotensi terlibat dalam kenakalan remaja.
“Pembinaan kepada remaja sangat penting agar mereka tidak terjerumus pada kegiatan yang melanggar hukum. Kami ingin menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih peduli dan memantau pergaulan anak-anaknya. Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga wilayah tetap aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek Cileunyi.





