KATERCIKO.COM, Kecomberan, — Curah hujan yang tinggi dengan durasi cukup lama menyebabkan sejumlah sungai dan saluran irigasi mengalami peningkatan debit air, bahkan meluap ke permukiman dan jalan raya di beberapa wilayah.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, warga Blok Tegal Pondoh RT 03 RW 03 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, secara gotong royong melaksanakan kerja bakti dengan membongkar dan meninggikan jembatan penghubung di wilayahnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir dan memperlancar aliran air.
Ketua RT 03 Desa Kecomberan, Ibu Indri, menjelaskan bahwa pembongkaran jembatan dilakukan atas dasar kesadaran bersama warga. Pasalnya, selama beberapa hari terakhir hujan deras menyebabkan air dari irigasi sekunder di Blok Tegal Pondoh meluap hingga ke jalan raya. Salah satu penyebabnya diduga karena posisi jembatan yang terlalu rendah sehingga menghambat aliran air.
“Pembongkaran jembatan ini kami lakukan secara swadaya karena jembatan lama menghambat aliran air. Dengan ditinggikannya jembatan, diharapkan air dapat mengalir lebih lancar dan tidak meluap ke jalan,” ujar Ibu Indri.
Ia menambahkan, pembangunan kembali jembatan dilakukan dengan dukungan swadaya masyarakat serta bantuan dari Kuwu Desa Kecomberan, Mastur Hidayat. Jembatan dibangun dengan posisi lebih tinggi agar tidak lagi menghambat aliran air saat debit meningkat.
Sementara itu, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan dan kepedulian warga dalam mengatasi permasalahan lingkungan. Menurutnya, semangat gotong royong seperti ini sangat penting dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.
Dilokasi yang sama, Kapolsek Talun AKP Ngatidja, SH., MH., turut memberikan apresiasi kepada warga Desa Kecomberan yang telah sigap dan mandiri melakukan upaya pencegahan banjir. Ia berharap kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan unsur terkait dapat terus terjalin demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.






